Direktorat Kepengasuhan

LOGO DIREKTORAT KEPENGASUHAN

Direktorat Kepengasuhan merupakan lembaga yang meranah ke pengasuhan, yang dibentuk untuk membantu rektor dan wakil rektor I dalam membina mahasiswa santri. Mengingat UNIDA memiliki sistem asrama didalam kehidupannya sehari-hari dan perlu adanya penekanan disiplin didalamnya, maka perlu adanya suatu lembaga yang difungsikan untuk membina mahasiswa di asrama. Disinilah peran dari Lembaga Direktorat Kepengasuhan sebagai lembaga yang manjadi ciri khas UNIDA dengan universitas yang lain. Direktorat Kepengasuhan menjadi lembaga yang membina dan membimbing mahasiswa yang tinggal diadalamnnya selama 24 jam. Perlu adanya pengawalan dan pengawasan agar terjadi keseimbangan antara kehidupan keilmuan dengan kehidupan berdisiplin.

Sistem Kepengasuhan sendiri telah berdiri semenjak tahun 2008 dengan nama yang berbeda, menyesuaikan situasi dan kondisi kampus saat itu. Sebelum menjadi sebuah universitas seperti saat ini, UNIDA merupakan sebuah institut perguruan tinggi dengan nama ISID (Institut Darussalam) Gontor, yang pada saat itu nama lembaga kepengasuhan ini masih menggunakan nama Biro Administrasi Non Akademik (BANAK). Seiring berkembangnya dan berubahnya nama ISID menjadi UNIDA, biro kepengasuhan juga mengganti namanya menjadi Biro Administrasi Penunjang Akademik (BAPAK) pada tahun 2016-2017. Mengingat tugas utama dari lembaga ini lebih dari menunjang kegiatan akademik tetapi mengasuh mahasiswa, maka ditetapkan dengan nama yang baru menjadi Direktorat Kepengasuhan pada tahun 2018.

Dengan nama yang baru, lembaga kepengasuhan semakin melebarkan sayapnya dengan semakin luasnya ranah kerjanya pada kemahasiswaan. Tidak hanya membimbing kehidupan di asrama saja tapi juga membimbing dalam ranah ke organisasian, seperti kegiatan dewan mahasiswa yang didalam terdapat divisi-divisi, seperti Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dengan berbagai macam olah didalamnya. Semakin banyak cakupan kerja yang dimiliki oleh Direktorat Kepengasuhan menjadikan lembaga ini harus memiliki sebuah visi, misi, dan tujuan yang jelas untuk menciptakan renstra tujuan yang akan dicapai kedepannya. Maka dari itu Direktorat Kepengasuhan memiliki prinsip yang telah ditanamkan pada lembaga ini dengan gambaran berupa sebuah logo.

Berikut penjelasan makna dari setiap lambang yang tertera pada logo Direktorat Kepengasuhan :

  1. Lambang tali tambang menggambarkan bahwa Direktorat Kepengasuhan membina dan mengayomi mahasiswanya dengan sangat erat agar pada saat proses belajar di UNIDA tidak ada mahasiswanya yang lepas dari nilai-nilai islam dan dalam melakukan tugasnya Direktorat Kepengasuhan dapat menjalin ukhuwah islam yang erat didalamnya.
  2. Lambang Bunga dengan 5 kelopak, merupakan sebuah gambaran dari 5 panca jiwa yang dimiliki Pondok Modern Darussalam Gontor menjadi landasan Direktorat Kepengasuhan dalam mengemban amanatnya.
  3. Lambang Ornamen melambangkan bahwa Direktorat Kepengasuhan akan selalu menghiasi dan menjadi ciri khas sebuah universitas pesantren di Indonesia yaitu UNIDA dengan menjaga nilai-nilai yang telah diberikan oleh Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor.
  4. Lambang Dua helai daun diatas sebagai lambang Direktorat Kepengasuhan memiliki misi untuk menompang semua kegiatan yang bersifat non akademik, yang dijalankan oleh segenap civitas akademik dalam kehidupan yang terjadi di UNIDA.
  5. Lambang Dua Helai dibawah merupakan gambaran bahwa Direktorat Kepangasuhan tidak hanya menekankan disiplin yang ada, tetapi juga mengayomi mahasiswanya agar selalu paham akan nilai-nilai dari pondok.

Adanya Logo atau lambang yang dibuat menjadi landasan Direktorat Kepengasuhan dalam bertugas sehari-hari. Meski Pengurusnya berganti-ganti, tapi sistem yang diterapkan sudah paten adanya.